Mulailah Berinvestasi #3 Modal "Pokok"
Blog-Joko || Setelah pada bahasan kedua tentang
Mulailah Berinvestasi #2 Modal Awal Sekali
Pada seri sebelumnya "rumus dasar untuk menjadi kaya" sebenarnya sangat sederhana, yaitu :
1. Dapat Warisan.
2. Nemu Harta Karun.
3. Mengumpulkan Harta Sendiri serta mengelolanya secara benar.
4. ..........?
Dari ke-4 rumus di atas 😊, menurut saya hanya no.3 yang bisa diupayakan oleh banyak orang, sedangkan yang lainnya mungkin hanya privileges buat orang tertentu saja.
Namun,....perlu disadari bahwa untuk rumus no.3 juga perlu rumus turunan lagi, yaitu :
1. Punya penghasilan tetap
2. Membatasi biaya-biaya/pengeluaran
3. Menyisihkan sebagian penghasilan untuk ditaruh di beberapa tempat.
4. Disiplin, komitmen.
1. Punya Penghasilan Tetap
Hal pertama yang jadi bahasan kali ini adalah bagaimana caranya punya penghasilan tetap (yang halal ya). Punya penghasilan tetap adalah langkah awal untuk bisa menjadi kaya walaupun mungkin ada dari anda yang akan protes bagaimana bisa kaya kalau penghasilan tetap tapi pas-pasan.
Pada tahap awal memang bukan masalah besar-kecilnya penghasilan tetapi lebih kearah mindset bagaimana cara kita untuk mendapatkan penghasilan secara tetap tersebut dan mencoba mempertahankannya. Selanjutnya apabila sudah punya kemampuan lebih dalam bidang pekerjaan kita tidak ada salahnya untuk mencoba mencari tempat kerja yang mampu membayar kita lebih tinggi.
Itu kalau kita bekerja pada pihak lain, namun kalau bekerja sendiri misal sebagai freelancer maka kita juga dapat mencoba meningkatkan kemampuan profesional kita. Setelah banyak memiliki portofolio pekerjaan, selanjutnya kita bisa menawarkan jasa dengan harga lebih tinggi lagi. Seiring dengan bertambahnya waktu kita dalam menggeluti bidang pekerjaan maka semakin banyak pula kemampuan khusus yang bisa kita kuasai. Intinya adalah bagaimana caranya meningkatkan penghasilan yang sebelumya masih "pas-pasan".
Untuk jenis-jenis pekerjaan informasinya banyak tersedia di internet ya, silahkan disearch....mulai dari kerja yang konvensional sampai yang membutuhkan skill khusus.
2. Membatasi Biaya-biaya/Pengeluaran
Untuk mewujudkan cita-cita menjadi kaya adalah dengan membatasi pengeluaran, kenapa demikian? Setelah memiliki penghasilan tetap maka hal terpenting selanjutnya adalah dengan mengatur arus kas berdasarkan tingkat urgensi. Misal kita belum punya rumah dan harus sewa atau kontrak rumah selain tentu saja untuk pemenuhan kebutuhan akan pangan maka itu adalah hal yang paling diutamakan untuk dipenuhi, baru kemudian untuk pengeluaran yang lainnya.
Rumah yang disewa / kontrak / cicil dan makanan yang kita konsumsi tentu saja harus disesuaikan dengan seberapa besar penghasilan kita, jadi jangan sampai besarannya menghabiskan porsi penghasilan kita. Sebagai gambaran pengeluaran untuk sewa atau bayar cicilan rumah idealnya antara 30-35% dari penghasilan kita lebih kecil lebih baik lagi. Untuk keperluan sehari-hari termasuk didalamnya makanan, listrik, air, dan transportasi usahakan sebesar 20%. Jadi masih ada 45% dari penghasilan yang bisa dialokasikan untuk beberapa hal mulai dari menabung, investasi, dan rekreasi.
Ada beberapa rasio yang bisa dipakai untuk dijadikan model agar pengeluaran bisa terkendali, yaitu :
>>50-30-20, dimana 50% untuk kebutuhan pokok (termasuk biaya pendidikan), 30% untuk sewa / cicil rumah, dan 20% untuk keperluan sehari-hari (belanja keperluan dapur, listrik, air, pulsa, transportasi).
>>60-20-20, dimana 60% untuk kebutuhan pokok (termasuk keperluan sehari-hari), 20% untuk sewa / cicil rumah, dan 20% untuk ditabung atau investasi.
>>40-30-20-10, dimana 40% untuk keperluan sehari-hari, 30% untuk sewa / cicil rumah, dan 20% untuk ditabung atau investasi, dan 10% untuk beramal.
Rasio-rasio di atas hanyalah sebagai contoh yang semoga memberikan gambaran atas pengeluaran yang mungkin sangat berbeda antara tiap-tiap individu. Pikirkan masak-masak dalam pengeluaran dan pembelanjaannya serta evaluasi pula pengeluaran bulanan saat ini, sesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing ya. Karena pengeluaran untuk orang yang masih single dengan yang sudah berkeluarga otomatis berbeda, demikian pula apabila sudah memiliki anak, so silahkan dicermati dan dibedakan antara kebutuhan dan keinginan.
Jadi jelas kan?bahwa membatasi pengeluaran bukan berarti harus pelit, tapi dengan mengaturnya sesuai dengan tingkat urgensi dan porsi kebutuhan kita. Dan satu lagi jangan lupa bersedekah, prioritas utama yaitu buat orang tua kalau masih ada.
3. Menyisihkan sebagian penghasilan untuk ditaruh di beberapa tempat. di post selanjutnya ya...

Belum ada Komentar untuk "Mulailah Berinvestasi #3 Modal "Pokok""
Posting Komentar